Ust. Anwar +62 857-1419-9381

Serunya Pesantren Kilat Ramadhan 1444H, di Pondok Pesantren Mujtama Madani

Pesantren Mujtama Madani menyelenggarakan acara pesantren kilat bulan Ramadlan tahun ini. Acara ini berlangsung selama 2 hari 3 malam. Pesantren kilat untuk anak-anak usia sekolah dasar ini diikuti oleh 57 orang anak laki-laki dan perempuan. Mereka datang dari Desa-desa sekitar Kecamatan Teluk Naga, Tangerang. Mereka mengikuti berbagai kegiatan antara lain pengajian fikih dasar, Tahsin Al-Qur’an surat-surat pendek, pembinaan akhlaq, dan penanaman kesadaran pelestarian lingkungan hidup. Di bawah bimbingan para mahasiswa dan para ustadz, para santri junior ini giat mengikuti pembinaan fikih wudlu dan shalat, sekaligus dengan riang gembira mengikuti praktek wudlu dan shalat berjamaah. Mereka dengan semangat maju satu-persatu untuk mengaji surat-surat pendek Juz 30. Mereka juga tekun menyimak nasehat-nasehat para ustadz agar mencintai ibu dan ayah. Serta antusias mendengarkan dongeng dan story telling yang dibawakan pendongeng yang didatangkan khusus dari Jakarta. Anak-anak ini juga tak kalah semangat mengikuti acara pengenalan lingkungan hidup lestari dan antusias menanam pohon. Selama tinggal di pesantren, para peserta berpuasa bersama, solat bersama, tarawih bersama, sahur bersama dan berbuka puasa bersama dengan teman-temannya. Mereka belajar hidup mandiri dan bersosialisasi. Memperkenalkan kehidupan mandiri tidak bersama ayah dan ibunya sangat perlu bagi anak-anak agar kelak bisa menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan tangguh.   Menurut KH. M. Imdadun Rahmat, selain menyemarakkan bulan suci Ramadlan dengan ibadah, acara ini bertujuan mengenalkan anak-anak tentang pesantren secara dini. Agar mereka kelak tertarik masuk pesantren, perlu dikenalkan, difahamkan dan ditunjukkan bagaimana pendidikan di pesantren itu. “Dengan mengalami sendiri, generasi muda  kita tahu pesantren lengkap dengan kehidupannya, aktifitasnya, pengajiannya dan semangatnya”, kata Ustadz Imdad.    “Pandangan bahwa pesantren itu menyeramkan, hidup menderita dan pandangan negative lainnya bisa diminimalisasi dengan acara pesntren kilat seperti ini”, tambah Ustadzah Hj. Umikulsum. Acara pesantren kilat Ramadlan ini  ditutup dengan kegiatan pembagian 150  paket bingkisan berisi sembako bagi anak-anak yatim dan warga fakir miskin di sekitar pesantren Mujtama Madani.  Bantuan paket tersebut berasal dari BAZNAS RI yang dititipkan penyalurannya kepada Pesantren Mujtama Madani.